Begitu mulianya nabi kita tercinta Muhammad SAW. sepanjang masa selalu dipuja dan dirindu, hingga terkadang bibir tak mampu lagi berkata untuk mengucap salam dan cinta kepadanya. jutaan manusia terus menerus merindunya tanpa pernah lelah untuk berharap bersua dengannya meskipun hanya sekedar di tempat beliau dikebumikan. selanjutnya, mengapa rasa ini tidak akan pernah pudar, namun justru terus bersinar sepanjang masa,
berikut ini adalah jawabnya :
1. Nabi Muhammad SAW. adalah rasul pertama yang diutus Allah SWT.
عَنْ مَيْسَرَةَ الْفَجْرِ، قَالَ:
قلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، مَتَى كُتِبْتَ نَبِيًّا؟ قَالَ: " وآدَمُ بَيْنَ
الرُّوحِ وَالْجَسَدِ "
Artinya :
Dari Maysaroh
al Fajar berkata “aku bertanya kepada Rasulullah SAW. semenjak kapan engkau tertulis
menjadi seorang nabi ?”, maka beliau menjawab “ketika Adam masih di
antara ruh dan jasad”[1]
- 2. Adanya perjanjian dan perintah untuk seluruh nabi supaya beriman kepada Nabi Muhammad SAW.
وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ
النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُم مِّن كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ
مُّصَدِّقٌ لِّمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنصُرُنَّهُقَالَ
ءَاَقْرَرْتُمْ وَاَخَذْتُمْ عَلٰى ذٰلِكُمْ اِصْرِيْۗ
قَالُوْا اَقْرَرْنَاۗ
قَالَ فَاشْهَدُوْا وَاَنَا مَعَكُمْ مِّنَ الشّٰهِدِيْنَ
Artinya :
(Ingatlah)
ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan
kitab dan hikmah kepadamu, lalu datang kepada kamu seorang rasul yang
membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman
kepadanya dan menolongnya.” Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima
perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami mengakui.”
Allah berfirman, “Kalau begitu, bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi
saksi (pula) bersama kamu.”
Q.S Ali Imron:3:
81
- 3.
Nabi Ibrahim
telah mendoakannya jauh sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW.
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ
رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ
وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya :
Ya Tuhan kami,
utuslah di antara mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang membacakan
kepada mereka ayat-ayat-Mu, mengajarkan kitab suci dan hikmah (sunah) kepada
mereka, dan menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi
Mahabijaksana.”
Q.S Al Baqoroh :
2:129:
عن
أصحابِ رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ أنهم قالوا له أَخبِرْنا عن نفسِك
قال نعم أنا دعوةُ أبي إبراهيمَ وبُشرى عيسى عليهما السلامُ
Artinya :
Dari para
sahabat Nabi Muhammad SAW. Merdeka berkata kepada nabi “tolong ceritakan kepada
kami tentang dirimu”, nabi lalu menjawab “aku adalah (hasil) sebuah doa dari ayahku
(leluhurku) Ibrahim dan kabar gembira bagi Isa alaihima salam”
H. R Jamaah[2]
- 4.
Nabi Muhammad SAW.
telah banyak disebutkan dalam kitab suci sebelumnya yakni Taurat dan Injil.[3]
- 5.
Nama Nabi Muhammad
SAW. telah banyak dikabarkan pula oleh para rahib dari agama samawi sebelumnya,
seperti dalam kisah Abi Thalib yang diberikan informasi kenabian oleh seorang
pendeta tatkala melakukan perjalanan dagang.
- 6.
Nabi SAW.
dilahirkan dari nasab pilihan, beliau pernah bersabda :
“Allah SWT.
telah memilih suku Kinanah dari keturunan Nabi Ismail as. lalu memilih suku
Qurasy dari kabilah Kinanah, selanjutnya memilihku di antara suku Qurasy”[4]
- 7.
Peristiwa Tahun
Gajah sebagai kemuliaan yang Allah berikan untuk menyambut kelahiran Nabi Muhammad
SAW.[5]
- 8.
Ibunda
Rasulullah SAW, Sayyidah Aminah, mengalami serangkaian kejadian luar biasa dan
mimpi indah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW.[6]
·
Berikut adalah
beberapa hal yang tercantum dalam riwayat:
Melihat Cahaya Terang (Nur): Berdasarkan riwayat Ibnu Sa'ad, saat
melahirkan, Aminah melihat cahaya keluar dari rahimnya yang menerangi
istana-istana di Bushra, Syam.
·
Mimpi Bertemu
Nabi Ibrahim: Dalam salah satu mimpi, Aminah didatangi oleh Nabi Ibrahim AS
yang menyampaikan kabar gembira bahwa ia akan melahirkan seorang nabi yang
agung, pemilik cahaya terang, serta memiliki kemuliaan.
- 9.
Beliau telah dibelah
dadanya dan dibersihkan oleh 2 orang malaikat
saat berada dalam asuhan Halimatus Sa`diyyah [7].
[1] H.R Tirmidzi (Hasan)
[2] Hadis ini diriwayatkan oleh banyak sahabat nabi, dalam artian tidak
mungkin disanggah oleh yang lain
[3] Informasi ini telah masyhur beredar sehingga bagaimanapun disangkal
tidak akan pernah bisa dipadamkan
[4] H. R Ahmad (Shohih)
[5] Q.S Al Fiil
[6] تهذيب
الخصائص النبوية الكبرى للسيوطي
[7] H.R Muslim (Shohih)
[8] Musnad Imam Ahmad, Sunan Baihaki.
[10] Ibid
[11] كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ
مِنْهَا بِخَمْسٍ لَا يَجْلِسُ فِي شَيْءٍ مِنَ الْخَمْسِ حَتَّى يَجْلِسَ فِي
الْآخِرَةِ فَيُسَلِّمَ

No comments:
Post a Comment